Buffon Menyandang Kapten terbaik bagi Juventus FC

Buffon Menyandang Kapten terbaik bagi Juventus FC

Buffon Menyandang Kapten terbaik  adalah salah satu impian bagi para pemain sepak bola, khususnya bagi mereka yang posisinya sebagai penjaga gawang. Hebatnya, gianluigi buffon, kipper kelahiran Carrara 28 Januari 1978 ini mampu memposisikan dirinya sebagai kipper utama di tim nasional sepak bola Italia dan juga bergabung di klub sepak bola yang namanya sudah mendunia, Juventus FC. Buffon terlahir di keluarga atlet, ibunya adalah atlet lempar cakram, Maria Stella, dan ayahnya adalah atlet angkat besi, Adriano Buffon, sedangkan Buffon terlahir sebagai adalah atlet sepak bola. Tidak berhenti disitu, kedua adik perempuannya juga terlahir sebagai atlet, yaitu atlet bola voli. Maka, tidak heran bahwa pria yang sekarang berumur 38 Tahun ini sudah dinobatkan sebagai kipper terbaik di dunia.

Buffon juga telah ditetapkan sebagai kipper terbaik selama 25 tahun terakhir oleh Asosiasi Internasional Statistik dan Sejarah Sepak Bola atau IFFHS (International Federation of Football History & Statistic), yang berarti bahwa Casillas, bahkan Van Der Sar masih belum mampu menyisihkan Buffon sebagai kipper terbaik selama 25 tahun terakhir ini. Buffon menjadi sosok yang tidak bisa tergantikan di kedua timnya. Tidak terlupakan juga bahwa kemenangan Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006 adalah berkat kontribusi Buffon yang selalu menjaga gawangnya dari lawannya hinga titik darah pengabisan.

Kiper sekaligus Kapten di Juventus ini membuat dunia kagum dengan aksinya dipermainanya di awal September tahun lalu, ia kembali menyelamatkan timnya dari lawannya yaitu Manchester City. Berkat aksinya tersebut, Juventus FC kembali memenangi pertandingan dengan skor 2-1. Selain menjadi kipper yang tangguh, Buffon juga dikenal sebagai kapten yang sangat mempedulikan kawan-kawan satu timnya, salah satunya adalah Alvaro Morata, sang striker Juventus FC, mengaku bahwa kaptennya adalah supporting system timnya tersebut. Saat Morata dalam keadaan depresi karena tidak pernah membobol gawang lawannya selama 20 kali pertandingan, kaptennya datang memberikan Morata semangat, “suatu hari, Buffon menghampiri saya dan berkata, ‘berhentilah menyalahkan diri sendiri dan tunjukan siapa kau sebenarnya’,” dan benar saja, akhirnya Morata mengakhiri puasa golnya setelah Buffon berkata seperti itu.

Buffon yang telah mendapat gelar kipper terbaik serie A, yang tentunya pernah ia raih selama delapan kali, sudah melewati rekor Alessandro Del Piero pada akhir bulan Oktober tahun 2014 lalu. Selain Morata yang merasakan bahwa Buffon adalah supporting system bagi clubnya, sang menager, Allegri berkata, “Kata-kata dari  Buffon sangat berharga, namun kemudian apa yang menjadi masalah adalah fakta-fakta itu,” ungkapnya. Kata-kata semangat dari sang kapten telah membantu Juventus FC untuk kembali semangat di musim ini, dan pada musim ini mereka telah menunjukkan dengan menaikkan posisinya menjadi posisi ketujuh.

Kawannya, Andrea Pirlo juga pernah menyebutkan bahwa Buffon adalah kipper terbaik yang pernah ada di dunia persepakbolaan. Dikutip dari salah satu platform televisi digital satelit Italia, Sky Italia bahwa Pirlo pernah berkata, “Saya beruntung bisa bermain dengannya sejak usia 15 tahun. Bagi saya, ia unik, dan mungkin kipper terbaik sepanjang masa. Menyaksikan dirinya bermain dan berlatih adalah hal yang luar biasa” sanjung kawannya yang pernah bermain di dalam satu klub, Juventus FC pada 2011 hingga 2015 lalu, mereka juga pernah bermain didalam tim nasional mereka, yaitu Italia U-16. Buffon juga berharap ia masih diberi kesempatan untuk bisa bermain sampai 2018 mendatang.

Selain itu, Buffon juga disebut-sebut sebagai salah satu dari 125 nama pesepak bola terhebat yang pernah ada di dunia, karena selain mempunyai karir yang hebat, ia juga di sanjung sebagai kipper yang paling dominan di dalam klubnya dan tentunya, sukses sepanjang sejarah. Karena terbukti bahwa Buffon adalah pemain yang bermain lebih banyak menit dari pada kawan-kawannya di Juventus FC, ia bermain dengan jumlah 152 pertandingan di tim nasionalnya, yang mana berarti bahwa ia adalah pemain tim nasional italia yang paling banyak dimainkan. Buffon juga sangatlah militant, ia tidak pernah peduli dengan luka yang ada ditubuhnya, maka tidak heran bahwa ia disanjung sebagai kipper terbaik Euro 2016.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *