Mario Mandzukic Striker HAndal Pendorong Kroasia Dalam Euro 2016

Mario Mandzukic Striker HAndal Pendorong Kroasia Dalam Euro 2016

Sebagai penggemar permainan sepak bola, pastilah Anda telah menunggu sebuah turnamen besar yang akan dilaksanakan pada bulan juni-juli nanti. Walaupun pelaksanaannya masih terbilang lama, namun turnamen ini sudah termasuk banyak sekali di perbincangkan oleh seluruh orang yang ada di dunia. Karena memang turnamen ini menjadi sesuatu yang sangat istimewa untuk memperebutkan gelar juara tertangguh di lapangan hijau seluruh daratan Eropa bahkan di kenal sampai seluruh dunia. Tentu dari devinisi yang tadi Anda sudah dapat meraba bahwa nantinya akan diadakan Piala Eropa UEFA UERO 2016 yang merupakan sebuah event yang di adakan selama empat tahun sekali dan merupakan momen yang sangat di tunggu.

Untuk turnamen kali ini akan di langsungkan di negara Perancis sebagai mana seperti yang telah di tetapkan oleh panitia Euro kali ini. Walaupun sempat terjadi kegoncangan karena memang ada insiden yang tak terduga di negara tersebut beberapa waktu lalu tetapi tidak menyurutkan semangat negara tersebut untuk tetap menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan event besar ini. Berbagai persiapan telah mereka lakukan seperti perbaikan stadion yang hendak di jadikan arena pertandingan ataupun perbaikan-perbaikan yang lainnya. Sedangkan tim nasional Perancis sendiri masuk ke dalam daftar tim dalam grup A bersama dengan tim nasional dari negara Spanyol, Jerman, Inggris, Portugal, dan juga Belgia.

Sehubungan dengan adanya pembagian tersebut, ada juga tim nasional Kroasia yang masuk ke dalam Grup B bersama dengan Italia, Swiss, Austria, Rusia, dan juga Ukraina yang akan menjadi sorotan dari artikel ini. Kroasia merupakan sebuah tim nasional yang memiliki prestasi yang cukup mencengangkan, pasalnya baru saja tim ini masuk untuk mengikuti Piala Dunia mereka langsung masuk menjadi posisi ketiga dalam ajang bergengsi tersebut. Itulah mengapa tim ini wajib untuk menjadi perhatian bagi para penggemarnya maupun bagi tim lawan karena sangat patut untuk di waspadai sebagai kemungkinannya untuk dapat meraih posisi juara pada musim nanti.

Sebagai tim yang telah banyak memiliki prestasi, pastilah tim nasional ini juga banyak melakukan berbagai macam persiapan untuk menghadapi turnamen mendatang agar tidak mengecewakan para penggemarnya terutama masyarakat Kroasia. Selain itu persiapan yang matang juga perlu mereka lakukan agar mereka dapat mendapatkan posisi sebagai juara bukan hanya mendapatkan juara ketiga seperti waktu itu pada ajang Piala Dunia. Diantara persiapan tersebut pastilah mereka telah mempersiapkan pemain-pemain yang mumpuni dan tidak main-main. Diantara pemian tersebut telah tercatat beberapa nama seperti Danijel Subašić, Lovre Kalinić, Ivan Vargić, Darijo Srna, Vedran Ćorluka dan banyak juga pemain yang lainnya. Dan satu yang akan kita soroti disini adalah Mario Mandžukić.

Pemain kelahiran 21 Mei 1986 ini merupakan seorang pemain yang berasal dari Kroasia asli dan lebih sering bermain bagi klub Juventus. Dan posisi yang seringkali dia tempati adalah sebagai seorang striker yang hAndal dan telah banyak sekali mencetak gol bagi klub ataupun tim yang dia bela. Tercatat bahwa pria bertubuh tinggi 1,87 meter ini memutuskan untuk menggunakan nomor punggung 9 sebagai nomor keberuntungannya dalam bermain di lapangan hijau. Banyak prestasi yang telah ia peroleh selama ini yang menjadikannya sebagai seorang pemain hAndal yang dapat diperhitungkan karena tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dalam UEFA.

Perjalanan seorang Mario Mandzukic untuk menjadi seorang pemain yang terkenal dan hAndal juga melalui beberapa tahapan yang sulit. Pada tahun 2004, Mario hanya bermain untuk NK Marsonia dan hanya bermain untuk satu musim saja sebelum kemudian pada tahun 2005 bermain dan bergabung bersama dengan NK Zabreg. Akibat kerja kerasnya selama bermain di NK Zabreg inilah kemudian Mario mendapat banyak perhatian dari Chelsea dan juga Manchester United. Pada tahun 2008, Mario di transfer ke dalam Dinamo Zabred dengan biaya transfer sebesar 1,3 juta euro kala itu untuk mengisi kekosongan pada posisi striker. Kala itu ia berhasil bermain dalam 29 pertandingan dan juga mencetak gol sebanyak 12 kali bagi tim yang telah ia geluti saat itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *